• MTS NURUL HUDA MOGA
  • Religius, Ilmiah, Berprestasi

DAMPAK NEGATIF HP BAGI ANAK KECIL

Dampak Negatif HP

dikutif dari sumber https://alhusnainternational.sch.id/mengapa-anak-anak-kita-harus-mondok/

tentang Dampak negatif HP yang nyata dalam kehidupan anak-anak diantaranya adalah:

– Kecanduan game online yang dapat menyebabkan anak-anak menjadi kurang aktif dan kurang berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
– Paparan konten yang tidak pantas, seperti kekerasan, pornografi, dan ujaran kebencian, yang dapat mempengaruhi mental dan emosi anak-anak.
– Cyberbullying yang dapat menyebabkan anak-anak merasa takut, cemas, dan tidak percaya diri.
– Kurangnya waktu tidur yang dapat menyebabkan anak-anak menjadi lelah, kurang konsentrasi, dan kurang produktif.

Menurut Dr. Ir. KH. Didin Hafidhuddin, MSc, seorang ahli pendidikan dan pendiri Dompet Dhuafa, “Anak-anak yang terlalu sibuk dengan HP dapat mengalami dampak negatif pada perkembangan mereka, seperti kurangnya interaksi sosial, kurangnya aktivitas fisik, dan kurangnya konsentrasi.”

Banyak kasus anak-anak yang terlalu sibuk dengan HP, sehingga mereka kurang berinteraksi dengan lingkungan sekitar, kurang melakukan aktivitas fisik, dan kurang konsentrasi dalam belajar.

– Kasus anak laki-laki berusia 12 tahun di Jakarta yang mengalami kecanduan game online sehingga harus dirawat di rumah sakit jiwa. Anak tersebut menghabiskan waktu lebih dari 12 jam sehari untuk bermain game online dan mengalami gejala-gejala seperti agresif, cemas, dan depresi ketika tidak dapat bermain game.
– Kasus anak perempuan berusia 10 tahun di Bandung yang mengalami kecanduan media sosial sehingga mengalami gangguan emosi dan mental. Anak tersebut menghabiskan waktu lebih dari 6 jam sehari untuk menggunakan media sosial dan mengalami gejala-gejala seperti harga diri rendah, cemas, dan depresi.
– Kasus anak laki-laki berusia 14 tahun di Surabaya yang mengalami kecanduan game online sehingga mengalami gangguan fisik dan mental. Anak tersebut menghabiskan waktu lebih dari 10 jam sehari untuk bermain game online dan mengalami gejala-gejala seperti sakit kepala, sakit mata, dan gangguan tidur.

Diera digital ini, anak-anak sudah terpapar dengan teknologi yang canggih, seperti smartphone dan tablet. Namun, paparan teknologi yang berlebihan dapat berdampak negatif pada perkembangan anak, seperti kurangnya interaksi sosial, kurangnya aktivitas fisik, dan kurangnya konsentrasi. Oleh karena itu, mondok di pesantren dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini. 

Mondok di pesantren telah menjadi tradisi yang panjang di Indonesia, terutama bagi anak-anak yang ingin memperdalam ilmu agama. Namun, di era digital ini, mondok di pesantren juga dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh anak-anak yang terlalu sibuk dengan HP.

Minimalnya waktu berinteraksi dengan HP berkurang atau bahkan tidak sama sekali karena para santri lebih fokus menghafal pelajaran yang diberikan oleh para kyai dan asatid.

 

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
PANDUAN  PPDB MTs NURUL HUDA MOGA TP. 2025/2026

Penerimaan Peserta Didik Baru dilakukan secara adil dan terbuka. Batas waktu Penerimaan Peserta Didik Baru ditentukan oleh tim madrasah, sesuai dengan pedoma

15/01/2023 21:23 - Oleh Administrator - Dilihat 159 kali
Kegiatan Belajar dan Mengajar MTS NURUL HUDA MOGA

Lembaga pendidikan MTs Nurul Huda Moga menerapkan kurikulum Kementerian Agama (yaitu Al Qur’an Hadis, Akidah Ahlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam dan Bahasa Arab) yang masing-ma

15/01/2023 21:23 - Oleh Administrator - Dilihat 113 kali
Perpisahan

Perpisahan di MTs Nurul Huda Moga menjadi agenda rutin setiap akhir tahun dengan cara yang sederhana. dilaksanakan dalam bentuk ceremonial panggung di depan kelas untuk sekedar pamitan

15/01/2023 21:23 - Oleh Administrator - Dilihat 116 kali
Kegiatan Eskul Pramuka

selain pembelajaran akademik para santri MTs Nurul Huda Moga Juga diberikan pembelajaran eskul sebagai bagian tak terpisahkan dari kegiatan non akademik. melalui kegiatan kepanduan kepr

15/01/2023 21:23 - Oleh Administrator - Dilihat 82 kali